💡 Klik pada gambar untuk beralih antara versi asli dan terjemahan
BewhY Menciptakan Album Luar Biasa 'pop is crying'
Album studio ketiga BewhY, pop is crying
BewhY kembali dengan album studio ketiganya setelah 7 tahun sejak album The Movie Star
Saat ini, berbagai komunitas hip-hop memberikan pujian luar biasa dan menilai album ini setara dengan 'Album of the Year'.
Sebenarnya, BewhY sempat menjadi pusat kontroversi karena lirik yang ia ucapkan di panggung Show Me The Money 12.
Namun, setelah mendengarkan albumnya, ternyata lirik tersebut hanyalah sebuah perangkat untuk narasi albumnya,
dan isi yang ingin disampaikan dalam album ini adalah kisah tentang 'kegagalan', 'uang', 'iman', dan 'keluarga'.
Saya ingin memperkenalkan semua lagu di album ini, tetapi trek yang akan saya bahas di tulisan ini adalah trek ke-6 'Handshake' (악수) yang membuat banyak penggemar hip-hop kagum.
Untuk memahami trek ini, Anda perlu mengetahui tentang 'Bak-geo-son' dan 'Insiden 110.12',
Bak-geo-son adalah singkatan dari 'Lewati Jay Park, pilih Son Simba', dan karena insiden '110.12' memiliki cerita yang cukup panjang, silakan merujuk ke Namuwiki.
'Handshake' menceritakan kisah saat para raksasa di dunia hip-hop menawarkan kontrak kepada BewhY ketika ia sedang berada di puncak popularitas sebelum mendirikan Deja Vu.
Dimulai dengan beat yang mengingatkan pada Cunning City, ia menceritakan kisah tawaran kontrak tersebut dengan sangat apik, hingga mengingatkan saya pada lagu 'Next Level' dari album Anecdote milik E Sens.
Di verse pertama, muncul kisah tawaran bergabung dengan Just Music milik Swings.
"Sebuah telepon berdering dari Swings"
"Dia memintaku menjadi member terakhir Just Music"
"Aku memilih jabat tangan daripada tanda tangan"
BewhY menerima tawaran bergabung dengan 'Just Music' dari Swings, tetapi akhirnya ia memilih jabat tangan daripada menandatangani kontrak.
Di verse kedua, berlanjut ke kisah tawaran dari Dok2 dan The Quiett.
"Sebuah telepon berdering dari DOK2"
"Mungkin dia melihat ambisiku, dia mengajakku bergabung dengan AMBITION"
"Aku memilih jabat tangan daripada tanda tangan"
BewhY menerima tawaran bergabung dengan 'AMBITION' dari Dok2 dan The Quiett, tetapi akhirnya ia memilih jabat tangan daripada menandatangani kontrak.
Di verse terakhir, muncul kisah tawaran dari 'H1GHR MUSIC' dan 'AOMG' milik Jay Park.
"Sebuah telepon berdering dari Jay Park"
"Rekrutmen H1GHR MUSIC adalah yang pertama bagiku"
"Nama label yang ditawarkan kembali adalah AOMG"
"Aku memilih daripada tanda tangan"
Jika hanya melihat isi treknya, kata 'Handshake' (악수/握手) yang berulang kali muncul,
terlihat seperti jabat tangan (握手) yang keren karena ia memilih untuk mandiri dan menolak tawaran dari banyak tokoh besar,
namun jika melihat narasi BewhY, termasuk insiden '110.12' dan berakhirnya Deja Vu,
hal itu terasa seperti 'langkah yang salah' (惡手/악수) karena melewatkan kesempatan bagus dan membuat pilihan yang keliru.
Saya memperkenalkan 'Handshake' karena ini adalah trek yang paling menarik bagi para anggota Dotax, tetapi album ini sendiri sangat luar biasa sehingga banyak poin yang bisa dibahas.
Terutama, jika album-album sebelumnya terasa agak berat dan menyesakkan, album kali ini tidak membosankan meskipun 15 lagunya didengarkan berulang kali.
Menurut pendapat pribadi penulis, ini dipastikan menjadi album puncak (career high) bagi BewhY, dan saya rasa ini adalah album luar biasa yang cukup untuk mengincar gelar Album of the Year.
Trek favorit penulis: Bae-it-gil Bow, Handshake, Abiga
Bagaimana menurut Anda tentang 'pop is crying' karya BewhY yang menciptakan mahakarya melalui kegagalan dan cobaan?
Sumber: https://cafe.daum.net/dotax/Elgq/4745426