💡 Klik pada gambar untuk beralih antara versi asli dan terjemahan
'Prajurit Juru Masak' Park Ji-hoon, Mengenai Riasan Nenek yang Mengejutkan: "Adegan yang Sensitif, Saya Banyak Berpikir" [Wawancara X②]
Sumber:
https://m.entertain.naver.com/home/article/311/0002018536
Terutama pada episode 7, ia menjadi perbincangan setelah muncul dengan riasan nenek, lengkap dengan wig rambut keriting dan pakaian bermotif bunga. Meskipun adegan tersebut mengundang tawa bagi penonton, Park Ji-hoon mengaku merasa sangat khawatir saat syuting.
Ia menjelaskan bahwa karena adegan tersebut adalah adegan emosional yang penting bagi akting tangisan lawan mainnya, Kang Ha-kyung, ia merasa berhati-hati agar tidak merusak suasana.
"Sepertinya banyak orang yang menyukainya. Namun bagi saya, itu adalah adegan yang sangat sensitif," ujarnya. "Itu adalah adegan di mana Kopral Kim Kwan-cheol (Kang Ha-kyung) mencicipi burger dan teringat neneknya. Awalnya muncul orang yang benar-benar berperan sebagai nenek di layar, lalu setelah itu muncul saya dengan riasan tersebut. Sebenarnya, itu adalah adegan emosional di mana Kak (Kang) Ha-kyung harus menangis, jadi saya khawatir kehadiran saya akan merusak suasana," ungkapnya mengenai kekhawatirannya.
Ia melanjutkan, "Saya menggunakan riasan nenek dan mengucapkan dialog nenek, jadi saya khawatir apakah pesan tersebut tersampaikan dengan baik. Meski begitu, saya mencoba memberikan energi sebanyak mungkin. Kak (Kang Ha-kyung) bahkan berterima kasih dan berkata, 'Aku benar-benar menangis berkatmu'." Ia menambahkan, "Bagi saya, ini adalah adegan yang lucu namun sensitif dan membuat saya banyak berpikir. Sebenarnya, saya pikir saya akan tertawa pada hari syuting, tetapi saat sudah berada di lokasi, suasananya justru sangat hening."
Transformasi drastis Park Ji-hoon tidak berhenti di situ. Ia juga melakukan parodi lukisan terkenal Michelangelo 'The Creation of Adam' dengan melilitkan rumput laut di sekujur tubuhnya, serta menunjukkan akting komedi tanpa ragu dengan memainkan tulang punggung seperti akordeon.
Mengenai 'adegan akordeon tulang punggung', ia mengenang, "Hanya propertinya yang sudah siap, tetapi tidak ada arahan spesifik tentang bagaimana cara mengambil gambarnya. Jadi di lokasi saya bertanya, 'Bolehkah saya meminta satu lagu diputar?', lalu muncul musik bergaya waltz." Ia menambahkan, "Semuanya benar-benar improvisasi. Saya bahkan menarikan tarian rakyat Rusia; adegan itu lahir dari pemikiran untuk mencoba segala hal yang bisa dilakukan."
Mengenai adegan saat mengenakan kostum rumput laut, ia berkata, "Pakaiannya terlalu terbuka. Jika salah sedikit, bagian dada bisa terlihat, jadi kostumnya segera diperbaiki di lokasi." Ia menambahkan, "Itu adalah adegan turun menggunakan kabel (wire), dan karena saya sudah sering berpengalaman menggunakan wire, tidak ada kesulitan di lokasi. Semuanya berjalan lancar."
Mengenai bagian terpenting dari adegan tersebut, Park Ji-hoon menekankan, "Bagaimana cara menyampaikannya agar menjadi lebih lucu."
Seperti kata Park Ji-hoon, banyak adegan dalam 'Becoming a Legend as a Cook Soldier' yang tercipta langsung di lokasi. Tidak sedikit improvisasi (ad-lib) yang ia tambahkan sendiri. Adegan memberikan burger kepada petugas administrasi Park Jae-young (Yoon Kyung-ho) juga merupakan hasil kreasi bersama di lokasi.
"Dalam naskah asli, adegan memberikan burger hanya ada satu atau dua kali. Dialog saya seperti 'Tolong makanlah sekali saja' atau 'Ini benar-benar yang terakhir' tidak ada di naskah. Saya melakukan latihan improvisasi dengan Senior Yoon Kyung-ho di lokasi," jelasnya. "Adegan menggunakan penutup mata seperti penghormatan (homage) kepada 'Culinary Class Wars' juga merupakan ide dari Senior Yoon Kyung-ho."
Yoon Kyung-ho memberikan saran kepada Park Ji-hoon, "Bukankah akan lebih alami jika kamu membawakanku burger lebih sering agar tingkat kesukaanku meningkat?" Terhadap hal ini, Park Ji-hoon mengungkapkan kepuasannya, "Ada banyak hal yang ditambahkan di lokasi, dan kami membangun chemistry pada hari itu. Adegan-adegan seperti itulah yang menyenangkan."
Sumber: https://cafe.daum.net/subdued20club/ReHf/5662210